Senin, 16 Desember 2013

GANGGUAN KEPRIBADIAN SADOMASOKISTIK


Beberapa jenis kepribadian ditandai oleh elemen sadism atau masokisme atau ombinasi keduanya.  Sadism adalah keinginan untuk menyebabkan rasa sakit pada orang lain baik secara penyiksaan seksual atau fisik atau penyiksaan psikologis pada umumnya. Freud percaya bahwa pasien sadisme mencegah kecemasan kastrasi dan mampu untuk melakukan kepada orang lain apa yang mereka takutkan akan terjadi pada diri mereka.

Masokisme adalah pencapaian pemuasan seksual dengan cara menyiksa diri sendiri. Pada umumnya yang dinamakan penderita masokisme moral mencari penginaan dan kegagalan, bukannya sakit fisik. Freud percaya bahwa kemampuan penderita masokisme untuk mencapai orgasme terganggu oleh kecemasan dan persaan bersalah tentang seks dn perasaan tersebut dihilangkan oleh penderitaan dan hukuman diri sendiri.
Pengamatan klinis menyatakan bahwa elemen perilaku sadistic dan masokistik biasanya ditemukan pada orang  yang sama.
Definisi tentang sadisme seksual yang saya rangkum dari beberapa buku adalah penyimpangan seksual di mana seseorang secara nyata menyebabkan rasa sakit fisik maupun psikologis pada orang lain secara sengaja untuk memperoleh kepuasan seksual dan atau membangkitkan gairah seksual. Sedangkan masokisme seksual merupakan penyimpangan seksual di mana seseorang punya kebutuhan untuk mengalami (melibatkan tindakan nyata yang menyebabkan) rasa sakit fisik dan psikologis untuk memperoleh kepuasan seksual dan atau membangkitkan gairah seksual.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar