Beberapa
jenis kepribadian ditandai oleh elemen sadism atau masokisme atau ombinasi
keduanya. Sadism adalah keinginan untuk
menyebabkan rasa sakit pada orang lain baik secara penyiksaan seksual atau
fisik atau penyiksaan psikologis pada umumnya. Freud percaya bahwa pasien
sadisme mencegah kecemasan kastrasi dan mampu untuk melakukan kepada orang lain
apa yang mereka takutkan akan terjadi pada diri mereka.
Masokisme
adalah pencapaian pemuasan seksual dengan cara menyiksa diri sendiri. Pada
umumnya yang dinamakan penderita masokisme moral mencari penginaan dan
kegagalan, bukannya sakit fisik. Freud percaya bahwa kemampuan penderita
masokisme untuk mencapai orgasme terganggu oleh kecemasan dan persaan bersalah
tentang seks dn perasaan tersebut dihilangkan oleh penderitaan dan hukuman diri
sendiri.
Pengamatan
klinis menyatakan bahwa elemen perilaku sadistic dan masokistik biasanya
ditemukan pada orang yang sama.
Definisi
tentang sadisme seksual yang saya rangkum dari beberapa buku adalah
penyimpangan seksual di mana seseorang secara nyata menyebabkan rasa sakit
fisik maupun psikologis pada orang lain secara sengaja untuk memperoleh
kepuasan seksual dan atau membangkitkan gairah seksual. Sedangkan masokisme
seksual merupakan penyimpangan seksual di mana seseorang punya kebutuhan untuk
mengalami (melibatkan tindakan nyata yang menyebabkan) rasa sakit fisik dan
psikologis untuk memperoleh kepuasan seksual dan atau membangkitkan gairah
seksual.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar